Wisma Amira Digrebek, Lima Calon Pekerja Migran Gagal Diberangkatkan ke Kamboja

Administrator - Minggu, 14 Desember 2025 19:24 WIB
f-cakaplah
BP3MI bersama Polres Dumai menggerebek Wisma Amira dan mengamankan pekerja migran yang akan diselundupkan ke Kamboja
viralnasional.com -Dumai–Penyelundupan orang ke luar negeri semakin menggila, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau bersama Tim Wascendak KP2MI dan Polres Dumai menggagalkan pemberangkatan lima calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Kamboja melalui Malaysia, Jumat (12/12/2025).

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan keluarga salah satu korban yang menyebut anaknya jadi korban penipuan ke luar negeri dan akan diberangkatkan ke Kamboja melalui Dumai.

"Begitu menerima laporan, tim yang sedang berada di Dumai langsung bergerak ke lapangan dan berkoordinasi dengan Polres Dumai untuk melakukan pencegahan," ujar Fanny, Sabtu (13/12/2025).

Tim gabungan kemudian mendatangi Wisma Amira, Jalan M. Husni Thamrin, Kecamatan Dumai Selatan. Di lokasi tersebut, petugas menemukan lima CPMI.

CPMI itu terdiri dari empat perempuan dan satu laki-laki. Mereka ditempatkan di dua kamar dan diduga tengah menunggu keberangkatan.

Tak lama berselang, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial Rohim yang diduga berperan sebagai penghubung dan saat itu sedang mengantarkan makanan kepada para korban.

"Dari keterangan awal, para CPMI dijanjikan pekerjaan di Kamboja dengan iming-iming gaji sekitar Rp13 juta per bulan. Mereka rencananya akan diberangkatkan melalui Malaysia lewat pelabuhan Dumai," jelas Fanny.

Dalam pemeriksaan awal, Rohim mengaku hanya menjalankan perintah dari seseorang berinisial Amel, yang kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selanjutnya, kelima CPMI bersama terduga pelaku dibawa ke Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Dumai untuk pendalaman lebih lanjut.

Tim KP2MI dan BP3MI Riau juga turut mengikuti gelar perkara guna menentukan status hukum terduga pelaku serta mengembangkan penyelidikan untuk memburu pelaku utama.

"Keselamatan para CPMI menjadi prioritas kami. Setelah proses awal di kepolisian, seluruh korban kami serahkan ke BP3MI Riau melalui P4MI Dumai untuk pendataan, pendampingan, serta fasilitasi pemulangan ke daerah asal masing-masing," jelas Fanny.

Ia menegaskan, BP3MI Riau terus memperkuat langkah pencegahan dan mengajak masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang tidak jelas prosedurnya.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan keberangkatan kerja ke luar negeri dilakukan secara prosedural dan melaporkan jika menemukan indikasi penempatan ilegal," pungkasnya.*

sumber :cakaplah


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pekerja Migram Meninggal di Dumai Usai Dideportasi dari Malaysia

Berita

Tersandung Permasalahan Hukum di Malaysia, 131 WNI Dipulangkan Melalui Pelabuhan Dumai

Berita

Warga Dumai Ditangkap Mencoba Menyelundupkan PMI ke Malaysia

Berita

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Orang ke Malaysia dari Dumai dan Bengkalis

Berita

Lagi, 37 Pekerja Migram dan WN Bangladesh Diamankan di Dumai

Berita

Miris! PMI Asal Rokanhilir Tewas Gantung Diri di Malaysia