Hotspot Tertinggi di Sumatera Dumai Tercatat Paling Rawan

Administrator - Selasa, 24 Februari 2026 07:43 WIB
f-ilustrasi
viralnasional.com -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 52 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Sumatera hingga Minggu sore (22/2/2026). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menjadi daerah dengan temuan terbanyak.

Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Putri Santy, menyampaikan bahwa dari total 52 hotspot di Sumatera, Riau menyumbang 18 titik panas.

Sementara provinsi lain tercatat Aceh 6 titik, Bengkulu 1 titik, Jambi 12 titik, Sumatera Barat 6 titik, Sumatera Selatan 4 titik, Sumatera Utara 2 titik, dan Bangka Belitung 3 titik.

Di Riau, sebaran hotspot tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Kota Dumai mencatat jumlah tertinggi dengan 8 titik panas.

Disusul Kabupaten Bengkalis 3 titik, Kabupaten Pelalawan 3 titik, Kabupaten Kampar 1 titik, Kabupaten Rokan Hulu 1 titik, Kabupaten Siak 1 titik, dan Kabupaten Indragiri Hulu 1 titik.

Seiring meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), upaya pencegahan terus diperkuat. Salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang difokuskan di wilayah pesisir Riau.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan Jim Gafur menjelaskan, OMC saat ini dilaksanakan di Kabupaten Siak, Indragiri Hilir, dan Bengkalis. Hingga kini, total 7 ton garam (NaCl) telah disemai untuk merangsang pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Sementara itu, data terkini menunjukkan kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di 11 kabupaten dan kota di Riau. Total luas lahan yang terbakar mencapai 1.041,74 hektare.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus meningkatkan koordinasi dan langkah mitigasi guna menekan perluasan karhutla, terutama di daerah-daerah yang terdeteksi memiliki titik panas terbanyak.

Sementara petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Bella R. Adelia, melaporkan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatra pada Senin 23 Februari 2026 mencapai 118 titik.

Data ini menunjukkan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah provinsi.

Aceh menjadi provinsi dengan jumlah hotspot tertinggi yakni 40 titik. Disusul Riau sebanyak 21 titik dan Jambi 15 titik. Sementara itu, Sumatera Barat tercatat 14 titik dan Sumatera Utara 13 titik.

Sumatera Selatan terpantau 10 titik, Kepulauan Bangka Belitung 4 titik, serta Bengkulu 1 titik.

"Khusus di Provinsi Riau, sebaran 21 titik panas tersebar di sejumlah kabupaten dan kota," ujarnya, Senin (23/2).

Kota Dumai mencatat jumlah terbanyak dengan 6 titik. Kabupaten Bengkalis terdeteksi 5 titik, diikuti Pelalawan 3 titik. Kabupaten Kepulauan Meranti dan Siak masing-masing 2 titik. Sedangkan Indragiri Hulu, Kampar, dan Rokan Hulu masing-masing terpantau 1 titik.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang mengalami peningkatan signifikan.

Kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan berpotensi mempercepat meluasnya kebakaran lahan apabila tidak ditangani secara cepat.

Pemantauan intensif terus dilakukan untuk memastikan perkembangan hotspot dapat segera diantisipasi guna mencegah dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat. ***(rpc/ant)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pegawai Pemko Dumai Tabrak Pengendara Motor di Komplek Pertamina, Polisi Serahkan SPDP ke Kejari

Berita

Kilang Dumai Catatkan Cost Optimization 34,98 Juta USD

Berita

Menkeu: THR PNS Cair 26 Februari 2026

Berita

Maling Motor di Rimba Sekampung, Pelaku Diamankan dekat TKP

Berita

Setiap Jumat, Seluruh Personil Kepolisian Mengenakan Tanjak dan Selempang

Berita

Proyek Pipa Gas Dumai-Sei Manke Senilai Rp6,5 Triliun Rampung 2027