BENCANA INI HARUS SEGERA KITA AKHIRI

Turun ke Lokasi Karlahut, Setda Fahmi Beri Semangat Tim di Lapangan

Administrator - Jumat, 27 Maret 2026 16:19 WIB
Setda Dumai Fahmi Rizal didampingi Kepala BPBD Wahyu Wicaksono meninjau dan memberikan semangat kepada tim dilapangan yang melakukan pemadaman karlahut
viralnasional.com - Dumai -- Hingga saat ini sudah sekitar 120 hektar lahan terbakar di Kelurahan Tanjung Palas, Dumai Timur, Riau. Upaya pemadaman terus dilakukan tanpa mengenal lelah serta panasnya sengatan matahari.

Tim dilapangan terus berpacu agar musibah kebakaran lahan dan hutan saat tidak semakin membesar dan bisa diakhiri.

"Kendala yang dihadapi saat ini pasokan air terbatas dan medan sangat jauh serta gambut yang memiliki kedalaman sangat signifikan sehingga api terus hidup sampai kebawah. Proses pendinginan terus dilakukan agar ketika tertiup angin api tak kembali menyala,"kata Kepala BPBD Dumai Wahyu Wicaksono, Jumat (27/03/2026).

Proses pemadaman masih fokus disekitar stadion atau perum Altaf dan Prima Jaya.

"Saat ini api sudah dapat ditangani dan alat berat terus bekerja untuk penyekatan agar tidak semakin meluas,"tambah Wahyu.

Untuk memastikan proses pemadaman terus berlangsung agar kebakaran lahan dapat diakhiri, Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal didampingi Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal kepala BPBD Dumai Wahyu Wicaksono nmeninjau lokasi karlahut serta memberikan support atau semangat pada petugas dilapangan yang melakukan proses pemadaman.

Sekitar 200 personil diturunkan untuk proses pemadaman dari unsur BPBD Dumai dan provinsi, Manggala Agni, TNI dan Polri dan masyarakat.

Sekda Fahmi Rizal selain ikut melakukan proses pemadaman juga memberikan motivasi kepada personel gabungan. "Saya hadir untuk memastikan pemadaman dan pendinginan karhutla berjalan dengan baik, serta memberikan penguatan kepada tim di lapangan agar penanganan bisa dipercepat," katanya.

Kata Fahmi,api telah menghanguskan ratusan hektare lahan dan masih menyisakan sejumlah titik panas. Petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Manggala Agni, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berjibaku memadamkan api karhutla.

Lkasi kebakaran sebagian berada dekat dengan permukiman warga. Oleh karena itu, upaya maksimal dilakukan untuk mencegah dampak asap, terutama dari kebakaran lahan gambut.

Water Bombing Dikerahkan 3-4 Jam

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai, Riau, terus dilakukan beberapa pekan terakhir. Satu unit helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing guna membantu tim darat yang masih berjibaku di lokasi kebakaran.

Wahyu mengungkapkan permohonan water bombing telah disampaikan ke BPBD Riau pada 23 Maret 2026 dan telah terlaksana penyiraman sejak 24 Maret lalu dengan durasi perhari rata-rata 3-4 jam atau 80 kali penyiraman sehari.

Helikopter tersebut diketahui merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Riau. Proses pengeboman air dilakukan di sejumlah titik api yang sulit dijangkau oleh tim darat.

"Untuk titik penyiraman kita yang menentukan,"katanya. ***(ant)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Erwan Marchdonida Jabat Kasatlantas Polres Dumai

Berita

Luas Karlahut di Dumai Capai 56,75 Hektar, Belum ada Tersangka

Berita

Mengakui Kesalahan Oknum Wartawan Minta Maaf ke Ditjenpas Riau

Berita

Terpapar Asap dan Panas Karlahut di Dumai Satu Kandang Ayam Potong Tewas

Berita

Wartawan Gadungan Peras Petugas Pemasyarakatan Riau Rp15Juta, Beralasan untuk Hapus Berita Peredaran Narkoba

Berita

Ratusan Hektar Lahan Gambut di Dumai Terbakar, Kabut Udara Sangat Tidak Sehat