viralnasional.com -DUMAI – Pelaksanaan Dumai Expo 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Dumai menuai sorotan publik. Selain disebut meraup keuntungan dari penyewaan tenda, pengelolaan lapak parkir juga menjadi ladang bisnis dengan nilai hingga puluhan juta rupiah.Berdasarkan informasi yang dihimpun, tarif sewa tenda dalam kegiatan tersebut disebut mencapai sekitar Rp5 juta per unit.Tak hanya itu, sejumlah titik parkir yang sebelumnya digunakan masyarakat secara juga turut disewakan kepada pihak tertentu selama berlangsungnya event.Beberapa lokasi yang disebut antara lain area depan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan tarif sekitar Rp10 juta, kawasan kantor PU lama sebesar Rp10 juta, serta area belakang MPP yang dipatok sekitar Rp5 juta untuk masa pengelolaan selama satu pekan.Untuk mendapatkan hak kelola tersebut, pihak pengelola disebut meminta uang muka sebesar 50 persen dari total nilai yang disepakati.Informasi ini disampaikan oleh seorang narasumber yang enggan disebutkan identitasnya. Ia mengaku keberatan dengan kebijakan tersebut karena dinilai memberatkan, terutama bagi pihak yang ingin terlibat dalam pengelolaan parkir selama expo.Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara Dumai Expo terkait dugaan tersebut. Namun, sorotan publik terhadap transparansi dan tata kelola kegiatan terus menguat, seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap penggunaan ruang publik dalam event tahunan itu.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Dumai, Said Efendi, membenarkan bahwa pengelolaan lapak parkir di sejumlah titik memang diberikan kepada pihak pengelola selama kegiatan berlangsung."Iya," kata Said saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2026).Namun, terkait besaran nilai kontrak yang disebut mencapai puluhan juta rupiah, ia mengaku tidak mengingat secara pasti."Retribusinya selama expo saya tidak ingat. Nanti ditanyakan saja ke UPT parkir hari Senin. Mereka juga sedang di kantor," katanya.***(ant)