viralnasional.com -Dumai -- Jelang penutupan Pasar malam Dumai Expo yang diselenggarakan tanpa ada kontribusi pada masyarakat Dumai dan Pemko Dumai para pedagang makin banyak yang buka baju duduk dan tiduran di taman. Padahal kaum hawa kerap melewati lokasi tersebut namun mereka seakan tidak ada rasa malu. Panitia Dumai Expo teledor dalam pengawasan seharusnya itu tak terjadi. Dumai yang identik dengan kota beradab berbudaya Melayu sangat tidak etis pemandangan tersebut. "Panitia sepertinya lepas tangan setelah menikmati banyak sewa kios, sehingga tindakan seperti itu diabaikan, " kata Halimah warga Mundam ketika ditemui di Bukit Gelanggang. Terlalu banyak masyarakat terzolimi dengan kegiatan ini. Karena banyak taman rusak dan drainase kotor dengan limbah makanan dan cuci piring dan sayuran. Cepatlah berakhir Dumai Expo ini, agar masyarakat kembali bisa lewat di Jalan HR Soebrantas. Lebih mirisnya lagi selama Dumai Expo para pedagang pria kerap petentengan tanpa pakai baju mondar mandir di sekitar Taman Bukit Gelanggang.Padahal di daerah tersebut terdapat banyak kaum wanita yang mondar-mandir. "Dumai expo menjadikan negeri ini tak beradab dan tak lagi ada rasa malu. Orang tak berpakaian dibiarkan berkeliaran, mau jadi apa kota Ini, " kata Irma lagi. Namun kondisi seperti itu malah dibiarkan.Negeri Melayu menjunjung tinggi adab. "Kita miris melihat nya," katanya lagi. Dumai Expo yang di gembor gembor mendatangkan pengunjung dari Kabupaten dan kota ternyata hoax. Masyarakat Dumai saja malas datang, karena isinya hanya jajanan dan jualan yang hasilnya dibawa pulang ke kampung halaman. ***(ant)