viralnasional.com - Berbagai aksi dilakukan dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu untuk menghindari orang lain mengetahuinya. Seperti halnya kejadian tabrakan maut di Jalan Sutan Hasanudin Kelurahan Rimba Sekampung, Dumai Kota sekitar pukul 04.30 WIB menjadi sorotan publik.Pasalnya Nomor Polisi (Nopol) atau TNKB yang digunakan kendaraan Fortuner menabrak dua sepeda motor hingga membuat dua orang tewas dan dua terluka diduga palsu,Sesuai dengan video yang beredar, kendaraan Fortuner penabrak Nopol BM 1702 QW, namun saat ditangani oleh pihak Sat Lantas Polres Dumai Nopol Fortuner adalah BM 61 R karena sesuai dengan STNK yang dimiliki.Kasat Lantas Iptu Erwan melalui Kanit Gakkum Polres Dumai Ipda Riki Abdi Mashuri mengatakan, Nopol kendaraannya aslinya BM 61 R sesuai STNK."Nopol asli kendaraan Fortuner tersebut BM 61 R, ini sesuai dengan STNK yang kita sita. Mengenai adanya Nopol lain saat kejadian, kita masih melakukan pendalaman,"ujar Kanit.Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Dumai, melibatkan satu unit mobil Toyota Fortuner dan dua sepeda motor.Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta dua lainnya mengalami luka-luka, kejadian pada Sabtu Pagi (23/05/2026) sekira pukul 04.30 Wib.Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan RS bergerak dari arah Jalan Ratu Sima menuju Jalan Pangeran Diponegoro melalui Jalan Sultan Hasanuddin.Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berkonsentrasi sehingga menabrak sepeda motor Honda Beat Street BM 5968 HQ yang dikendarai MAS dan membonceng MJ serta NAH, yang saat itu melaju searah di depannya.Usai benturan pertama, mobil Toyota Fortuner tersebut masih terus bergerak dan kembali menabrak sepeda motor Honda Supra BM 6772 HY yang membawa keranjang along-along dan dikendarai TI, yang juga berada di jalur yang sama.Benturan terjadi pada bagian depan mobil Toyota Fortuner dengan bagian belakang kedua sepeda motor. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda Beat Street, MAS, dan penumpangnya, NAH, dinyatakan meninggal dunia. Sementara MJ dan pengendara Honda Supra, TI, mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Seluruh kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan.Informasi yang dirangkum dilapangan pengemudi Fortuner BM 61 R yang diduga dalam kondisi mabuk merupakan pegawai instansi vertikal di Kota Dumai. Namun hingga berita ini diturunkan beberapa pihak terkait yang dikonfirmasi belum memberikan penjelasan terkait oknum ASN tersebut. ***(ant)