viralnasional.com - Dumai- Wakil Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia Fajar Reza Ulhaq mengunjungi Sekolah Swasta Maitreyawira Dumai, Provinsi Riau di Jalan Inpres Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat dan menggelar diskusi pendidikan bersama kepala sekolah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama setempat."Kunjungan kerja hari ini untuk memberikan pesan bahwa pemerintah mendukung keberlanjutan sekolah swasta dan bagian dari pilar pendidikan nasional yang bermutu. Saya apresiasi sekolah Maitreyawira ini karena menanamkan pendidikan karakter dalam proses belajar," kata Wamen Fajar di Dumai, Jumat.Dia mengatakan Kemendikdasmen mendorong sekolah dan tenaga pendidikan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang bermutu dan berkualitas dengan menjadi arsitektur pembelajaran sesuai arah kebijakan pendidikan nasional.Fajar menilai aspek pendidikan Dumai meningkat baik namun tetap ada beberapa hal yang masih perlu didorong agar kualitas makin unggul dan tidak kalah dengan daerah lain.Dia berharap pendidikan di Kota Dumai dapat terus ditingkatkan dan standar mutu dijaga dan dikembangkan untuk mencapai level yang unggul di Provinsi Riau.Sementara, Wali Kota Dumai Paisal berharap kunjungan kerja Wamen Fajar ke Dumai dapat melihat langsung perkembangan sekolah negeri dan swasta serta mendorong prestasi anak didik. Selain itu juga bisa menambah motivasi sekolah dan tenaga pendidik lewat arahan kebijakan."Sekolah swasta cenderung terus lebih baik kemajuan prestasi, fasilitas dan lainnya dibanding sekolah negeri, artinya pendidikan Dumai terus membaik, dan pemerintah akan mendorong peningkatan ke depannya," kata walikota.Sementara itu, Ketua Yayasan Pragna Mitra Matreya Bujang Alwi mengatakan lembaganya sudah beroperasi sejak tahun 2020 dan saat ini proses pembangunan gedung yang sudah mencapai 40 persen. Sekolah ditargetkan rampung pembangunan gedung hingga tahun 2028.Sekolah ini lanjutnya mengajarkan ciri khas moral dan etika serta mencanangkan gerakan gemar makan sayur dan buah. Untuk proses pembelajaran, yayasan sudah membuka 8 kelas belajar untuk sekolah dasar, 6 kelas SMP dan 6 kelas sekolah menengah kejuruan."Tentunya kami sangat berbangga hati dengan kunjungan Wamendikdasmen ini karena ada nilai tambah dari pemerintah. Yayasan Pragna Mitra Matreya memiliki 62 tenaga pengajar dan untuk semua jenjang pendidikan menengah, dan kami adalah sekolah umum," kata Bujang Alwi.***(ant)