Penuturan Endi Korban Selamat DalamTragedi Kecelakaan Ambulan di Tol Pekanbaru-Dumai

Administrator - Rabu, 10 Juni 2026 09:27 WIB
Endi pria lanjut usia menunda pengobatan atas sakit yang dideritanya. Dengan kondisi kepala diperban ia menerima kunjungan bupati Rohil dan pemberikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya dua anaknya dalam kecelakaan di Tol Permai
viralnasional.com - Rokanhilir ---- Endi yang berniat mencari kesembuhan berobat dari RSUD Bagansiapi-api ke RS Eka Hospital Pekanbaru, harus tertunda karena terjadinya insiden kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai yang menewaskan tiga orang. Dua diantaranya merupakan anak Endi dan satu orang perawat di rumah sakit.

Endi, pria lanjut usia, yang merupakan salah satu korban selamat dalam kecelakaan tragis ambulans mengungkapkan keberangkatan tersebut dilakukan karena dirinya tengah menjalani pengobatan penyakit jantung yang dijadwalkan berobat ke Pekanbaru.

"Segala persiapan telah dilakukan oleh keluarga, termasuk pengurusan administrasi BPJS Kesehatan hingga mendapatkan surat rujukan dari RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi," katanya saat dikunjungi Bupati Rohil H Bistamam, Selasa (9/6/2026) siang.

Ia menerangkan pada Ahad (7/6/2026) malam, mereka berangkat menuju Pekanbaru menggunakan ambulans. Di dalam kendaraan tersebut terdapat lima orang yaitu sopir ambulans, seorang perawat bernama Winda, Endi sebagai pasien serta dua anaknya yang mendampingi selama perjalanan Ade Miesra dan Kasih Afrianti.

Menurut Endi, sebelum masuk jalan tol, ambulans sempat bergerak menuju Duri untuk mengisi bahan bakar solar. Setelah itu, perjalanan kembali dilanjutkan menuju ruas Tol Pekanbaru–Dumai.

Tak ada firasat apa pun malam itu sampai akhirnya terjadi insiden tabrakan saat tiba di kilometer 25. Endi mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana kecelakaan itu terjadi. Saat kejadian berlangsung, dirinya berada dalam kondisi sakit dan hanya bisa terbaring di dalam ambulans.

Ia mengingat dengan samar posisi terakhir sebelum benturan terjadi. Saat itu ia berbaring sambil menjadikan tangannya sebagai sandaran kepala. Dari tempatnya, ia sempat melihat satu anaknya yang duduk di dekatnya atau menghadapnya, sementara seorang anak lainnya berada di posisi dekat arah kaki.

Beberapa saat setelah tabrakan hebat, ia tersadar, Endi mendapati kondisi ambulans sudah dalam keadaan ringsek. Bagian kendaraan yang rusak menekan tubuhnya dan membuat ruang geraknya sangat terbatas.

Dalam kondisi lemah dan kesakitan, ia sempat berusaha mendorong bagian kendaraan yang menghimpit tubuhnya. Namun tenaganya tidak cukup.

"Saya coba dorong ke atas, tapi sudah tidak kuat lagi," katanya. Ia juga menyebutkan sebelum kejadian itu anaknya Kasih sempat menelpon anaknya (cucu Endi), yang berada di rumah dan berpesan agar rajin belajar karena menghadapi ujian sekolah. Tak ada yang menyangka, percakapan biasa itu menjadi salah satu pesan terakhir sebelum perjalanan tersebut berakhir dengan musibah.

Atas peristiwa itu, Bupati Rohil H Haji Bistamam turut menyampaikan belasungkawa mendalam. Sebagai bentuk empati dan kepedulian, bupati datang melayat ke rumah duka serta menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Pada kesempatan itu bupati telah mengunjungi keluarga korban almarhumah Winda di jalan Lintas Kecamatan, Bagansiapiapi setelah itu baru di rumah duka di Jalan Siak Kelurahan Bagan Timur. *** riaupos


Tag:

Berita Terkait

Berita

Kolaborasi Program Pemberdayaan Masyarakat, PHR Raih Apresiasi dari Pemkab Rohil

Berita

Jumlah Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai Hingga Juli 2026 Capai 18 Orang Meninggal

Berita

Besok, Wapres Gibran Kunjungan Kerja ke Rohil

Berita

Pesan Kapolda Riau pada Empat kapolres yang Baru Dilantik, Jaga Integritas dan Pelayanan Presisi

Berita

Rohil dan Dumai Terbanyak Ditemukan Titik Panas

Berita

Diserang Buaya, Abdul Azis Bergulat di Air Hingga Akhirnya Lepas dari Maut