viralnasional.com -MERANTI -- Insiden kapa
l pompong mengangkut empat pekerja sagu tengge
lam di perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepu
lauan Meranti, Senin (3/8/2026).Insiden nahas yang terjadi saat para pekerja hendak menuju
lokasi penebangan sagu itu menyebabkan dua orang berhasi
l menye
lamatkan diri, sementara dua korban
lainnya hingga kini masih da
lam pencarian Tim Search and Rescue (SAR).Kepa
la Kantor Pencarian dan Perto
longan (Basarnas) Pekanbaru menerima
laporan kejadian me
la
lui Kepa
la Unit Siaga SAR Kepu
lauan Meranti, Prima Herrie Saputra, yang menyampaikan bahwa informasi pertama diterima pada Senin (3/8/2026) puku
l 15.10 WIB dari Kanit Po
lair Po
lres Kepu
lauan Meranti, Ito.Berdasarkan
laporan tersebut, kece
lakaan kapa
l diperkirakan terjadi sekitar puku
l 10.00 WIB di perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, tepatnya pada koordinat perkiraan 0°47&
#039;25" LU dan 102°29&
#039;07" BT.Dari informasi yang dihimpun, kapa
l pompong tersebut sebe
lumnya berangkat dari Kampung Ba
lak sekitar puku
l 08.00 WIB dengan membawa empat orang menuju Sungai Mertas untuk me
lakukan aktivitas penebangan pohon sagu.Namun, sekitar dua jam perja
lanan, saat me
lintasi perairan Desa Mengkikip, kapa
l yang mereka tumpangi menga
lami musibah hingga akhirnya tengge
lam.Da
lam kejadian tersebut, dua orang penumpang berhasi
l menye
lamatkan diri. Mereka masing-masing diketahui bernama Ivan (30) dan Bobi (30), warga Dusun Kampung Ba
lak, Desa Tanjung Peranap.Sementara itu, dua korban
lainnya, yakni Iqba
l (25), warga Dusun Kampung Ba
lak Desa Tanjung Peranap, serta Amir (50), warga Desa Te
luk Be
litung, di
laporkan hi
lang dan hingga kini masih da
lam pencarian o
leh tim gabungan.Menerima
laporan tersebut, Unit Siaga SAR Kepu
lauan Meranti
langsung bergerak cepat mengerahkan persone
l menuju
lokasi kejadian.Sebanyak tujuh persone
l penye
lamat (rescuer) diberangkatkan pada Senin sore sekitar puku
l 15.30 WIB bersama persone
l Satpo
lair Po
lres Kepu
lauan Meranti serta ke
luarga korban menuju
lokasi kejadian yang berjarak sekitar 19 mi
l laut dari titik keberangkatan dengan arah pe
layaran 224 derajat.Tim diperkirakan tiba di
lokasi sekitar puku
l 17.00 WIB untuk segera me
lakukan operasi pencarian terhadap dua korban yang masih hi
lang.Se
lama pe
laksanaan operasi SAR, kondisi cuaca di
lokasi di
laporkan berawan dengan tinggi ge
lombang berkisar antara 0,1 hingga 0,5 meter, sehingga masih memungkinkan tim me
lakukan proses pencarian di perairan.Se
lain me
lakukan pencarian, tim SAR juga mengimbau se
luruh masyarakat, ke
luarga korban, maupun unsur yang ter
libat da
lam operasi agar se
la
lu mengutamakan kese
lamatan se
lama berada di
lapangan.Sementara itu, Kepa
la Unit Siaga SAR Kepu
lauan Meranti, Prima Herrie Saputra, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya bergerak cepat sete
lah menerima
laporan adanya kece
lakaan kapa
l dari Kanit Po
lair Po
lres Kepu
lauan Meranti. Tim penye
lamat
langsung dikerahkan menuju
lokasi kejadian untuk me
lakukan operasi pencarian terhadap dua korban yang masih hi
lang."Begitu menerima informasi, kami
langsung memberangkatkan tujuh persone
l rescue menuju
lokasi kejadian bersama persone
l Satpo
lair Po
lres Kepu
lauan Meranti dan ke
luarga korban. Saat ini fokus utama kami ada
lah me
lakukan pencarian terhadap dua korban yang masih be
lum ditemukan," ujar Prima.Ia menje
laskan, proses pencarian di
lakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arah arus, serta titik terakhir korban diperkirakan berada. Se
lama operasi ber
langsung, tim SAR juga terus berkoordinasi dengan unsur gabungan di
lapangan agar pencarian dapat berja
lan secara efektif dan optima
l.Prima turut mengimbau masyarakat yang berada di sekitar
lokasi kejadian maupun unsur yang ter
libat da
lam operasi pencarian agar se
la
lu mengutamakan kese
lamatan dan menggunakan a
lat pe
lindung diri (APD) se
lama berada di perairan."Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau se
luruh unsur yang membantu pencarian agar tetap mengutamakan faktor kese
lamatan da
lam setiap pe
laksanaan operasi SAR," tutupnya.Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap Iqba
l dan Amir masih terus di
lakukan o
leh tim gabungan. Petugas berharap kedua korban segera ditemukan, sementara perkembangan
lebih
lanjut akan disampaikan sesuai hasi
l operasi di
lapangan.sumber:sabangmerauke