viralnasional.com -Dumai— Warga di kawasan Jalan Purnama, Kota Dumai, dibuat resah dengan aktivitas kendaraan truk yang melintas menuju kawasan industri, Selasa (29/09/2026) Sejumlah warga menilai masih ada kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga ugal-ugalan, meski kondisi jalan di kawasan tersebut mengalami kerusakan.Situasi sempat memanas ketika warga mengejar salah satu truk yang dinilai melaju tidak hati-hati. Ketegangan bahkan nyaris berujung baku hantam antara warga dan sopir truk.Warga Purnama, Udin, mengatakan kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan karena Jalan Purnama juga digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Menurutnya, kendaraan berat yang melintas seharusnya lebih memperhatikan kondisi jalan dan keselamatan pengguna jalan lainnya."Jalannya rusak, tetapi kendaraan masih ada yang melaju kencang. Kami khawatir ini bisa membahayakan warga, terutama pengendara sepeda motor dan anak-anak yang melintas," ujar Udin.Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) bersama pihak kepolisian turun melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kendaraan, khususnya truk-truk yang menuju kawasan industri.Warga berharap petugas dapat melakukan pengaturan kecepatan serta menindak kendaraan yang terbukti melanggar aturan lalu lintas. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun konflik antara warga dan sopir.Selain persoalan kecepatan kendaraan, kondisi jalan yang rusak juga menjadi perhatian masyarakat. Warga meminta agar kondisi infrastruktur jalan turut menjadi perhatian pemerintah sehingga aktivitas kendaraan berat dan masyarakat dapat berlangsung dengan aman.Udin menegaskan, masyarakat tidak bermaksud menghambat aktivitas kendaraan menuju kawasan industri. Namun, keselamatan warga harus menjadi perhatian bersama."Kalau sopir membawa kendaraan dengan hati-hati dan tidak kebut-kebutan, tentu masyarakat juga merasa lebih aman. Kami meminta Dishub dan polisi mengatur agar kendaraan tidak kebut-kebutan di Jalan Purnama," katanya.Warga berharap kejadian nyaris terjadi benturan antara warga dan sopir tersebut menjadi perhatian serius. Pengawasan dan pengaturan lalu lintas di kawasan itu diharapkan dapat segera dilakukan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.***(ant)