Terungkap Alasan Presiden Amerika Tangkap Maduro, Mau Kuasai Minyak Venezuela ?

Administrator - Senin, 05 Januari 2026 08:24 WIB
f-ilustrasi
viralnasional.com -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengerahkan perusahaan-perusahaan minyak besar AS untuk membantu memperbaiki infrastruktur perminyakan Venezuela. Rencana tersebut disampaikan setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.Raksasa minyak AS siap menggelontorkan investasi hingga miliaran dolar untuk memulihkan dan meningkatkan produksi minyak di negara tersebut.

"Kita akan mengerahkan perusahaan-perusahaan minyak AS yang sangat besar, yang terbesar di dunia, untuk masuk, menghabiskan miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur yang rusak parah, infrastruktur minyak, dan mulai menghasilkan uang untuk negara ini," kata Trump dikutip dari Reuters, Minggu (4/1/2026) kemarin.

Saat ini, Chevron menjadi perusahaan minyak AS yang tengah beroperasi di ladang minyak Venezuela, memproduksi minyak mentah berat untuk kilang-kilang di Pantai Teluk AS. Selain itu, ExxonMobil dan ConocoPhillips juga perusahaan AS yang pernah menggarap proyek di Venezuela hampir dua periode di era kepemimpinan Hugo Chavez.

Direktur Program Energi Amerika Latin Baker Institute Rice University, Francisco Monaldi, menyebut Chevron menjadi raksasa minyak AS yang paling diuntungkan dalam kondisi tersebut. Perusahaan minyak AS lainnya juga disebut masih mempertimbangkan stabilitas politik di Venezuela.

"Perusahaan yang kemungkinan besar akan sangat tertarik untuk kembali adalah Conoco, karena mereka memiliki piutang lebih dari US$ 10 miliar, dan kecil kemungkinan mereka akan dibayar tanpa kembali ke negara itu," katanya.

"Exxon, Conoco, dan Chevron, ketiganya tidak akan khawatir untuk berinvestasi dalam minyak berat, mengingat minyak tersebut sangat dibutuhkan di Amerika Serikat dan mereka kurang fokus pada dekarbonisasi," tambah Monaldi.

Sebagai informasi, AS menutup ekspor minyak mentah Venezuela usai penangkapan Maduro. Trump mengatakan, militer AS akan tetap di Venezuela sampai tuntutannya dipenuhi sepenuhnya.

"Armada Amerika tetap siaga di posisinya, dan AS mempertahankan semua opsi militer hingga tuntutan Amerika Serikat sepenuhnya dipenuhi dan dipuaskan," kata Trump.

Saat ini, Venezuela disebut memiliki cadangan minyak terbesar di dunia dengan total ekspor sekitar 921.000 barel per hari (bpd) di November. Menurut Badan Informasi Energi AS, negara ini memproduksi 3,2 juta b/d pada tahun 2000.*** (kil/detik/kil)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kapal Pengangkut Limbah Kandas di Perairan, Air Laut Tercemar

Ekonomi

Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Interpol Kasus Korupsi

Ekonomi

Amerika Serikat Jual Minyak Venezuela Rp 8,4 Triliun Hasilnya Disimpan di Bank Qatar

Ekonomi

Menilik Kekuatan Perang Amerika Serikat vs Iran, Siapa Bakal Menang?

Ekonomi

Gawat, Lima Negara Menjadi Target Amerika Serikat Setelah Penagkapan Presiden Venezuela

Ekonomi

Korea Utara Kecam Penangkapan Presiden Venezuela, Ini Sifat Jahat AS