Tips Berkendara,Hindari Makan-Minum Manis Biar Tak Terkantuk-kantuk Saat Menyetir

Administrator - Kamis, 26 Maret 2026 07:23 WIB
f-ilustrasi
viralnasional.com -- Musim mudik Lebaran hampir usai. Dalam beberapa hari ke depan, jutaan orang diperkirakan kembali melakukan perjalanan pulang ke kota asal tempat bekerja dalam gelombang yang dikenal sebagai arus balik mudik.

Bagi yang menyetir kendaraan sendiri, perjalanan panjang ini membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Menjaga tubuh tetap bugar dan waspada selama berkendara menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Ancaman microsleep tidak bisa diremehkan. Kondisi ini terjadi ketika seseorang tertidur sangat singkat selama beberapa detik tanpa disadari. Di jalan raya, beberapa detik saja sudah cukup untuk memicu kecelakaan yang fatal.

Rasa kantuk saat berkendara memang bisa dipicu banyak hal. Perjalanan yang monoton, tubuh yang lelah setelah libur panjang, hingga kurang tidur sering menjadi penyebab utama. Namun ada satu faktor yang sering tidak disadari, yaitu makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelum atau selama perjalanan.

Pilihan makanan yang kurang tepat dapat membuat energi tubuh tidak stabil, bahkan memicu rasa kantuk lebih cepat muncul di perjalanan.

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Selama PerjalananMenjaga tubuh tetap terhidrasi juga menjadi hal penting saat melakukan perjalanan jauh. Kekurangan cairan atau dehidrasi ringan dapat membuat tubuh terasa lebih cepat lelah dan memengaruhi kemampuan otak untuk tetap fokus.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Physiology & Behavior tahun 2015 menemukan bahwa dehidrasi ringan dapat meningkatkan frekuensi kesalahan saat mengemudi dalam perjalanan panjang yang monoton. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan cairan juga penting untuk membantu menjaga kewaspadaan pengemudi di jalan.

Selain itu, rasa haus sering kali tidak langsung terasa meskipun tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Karena itu, pengemudi disarankan tetap minum air putih secara berkala selama perjalanan.

Memenuhi kebutuhan cairan juga bisa menjadi alasan untuk berhenti sejenak di rest area. Selain membantu mencegah dehidrasi, jeda singkat untuk minum dan meregangkan tubuh juga dapat membantu mengurangi rasa lelah selama perjalanan.

2. Batasi Makanan dan Minuman ManisDi perjalanan jauh, tidak sedikit orang memilih minuman manis, permen, atau camilan manis karena dianggap bisa memberi tambahan energi dengan cepat. Gula memang dapat membuat kadar gula darah naik dalam waktu singkat. Kondisi ini sering disebut sebagai sugar rush, yaitu lonjakan energi yang muncul sesaat setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis.

Namun setelah itu, tubuh akan mengeluarkan hormon insulin untuk membantu menurunkan kadar gula darah kembali. Ketika penurunannya terjadi cukup cepat, tubuh bisa mengalami kondisi yang dikenal sebagai sugar crash.

Pada fase ini energi terasa menurun, konsentrasi berkurang, dan rasa kantuk lebih mudah muncul. Perubahan kadar gula darah yang terlalu cepat juga dapat memengaruhi kewaspadaan. Karena itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis justru dapat membuat energi terasa tidak stabil selama perjalanan.

3. Pilih Makanan yang Tidak Terlalu BerlemakPenelitian jurnal Frontiers in Nutrition tahun 2024 menjelaskan bahwa pola makan dapat memengaruhi kualitas tidur dan tingkat kewaspadaan seseorang sepanjang hari. Penelitian tersebut juga menyoroti bahwa konsumsi makanan tinggi lemak berkaitan dengan meningkatnya rasa kantuk dan penurunan tingkat kewaspadaan.

Hal ini salah satunya berkaitan dengan proses pencernaan yang membutuhkan waktu lebih lama ketika tubuh mengolah makanan tinggi lemak.

Gorengan, makanan bersantan, atau makanan cepat saji memang terasa mengenyangkan. Namun jenis makanan ini umumnya mengandung lemak tinggi yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.

Ketika proses pencernaan bekerja lebih intens, tubuh akan mengalihkan lebih banyak aliran darah ke saluran pencernaan. Kondisi ini dapat membuat sebagian orang merasa tubuhnya lebih lambat, terasa berat, dan lebih mudah mengantuk setelah makan.

4. Jangan Terlalu Banyak Minum KopiBagi kebanyakan pengemudi, kopi sering menjadi teman perjalanan. Kandungan kafein di dalamnya memang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan karena memblokir reseptor adenosin di otak, yaitu zat yang memicu rasa kantuk.

Namun efek kafein tidak berlangsung lama. Setelah beberapa waktu, efeknya akan menurun dan rasa kantuk bisa muncul kembali.

Pada kondisi ini, sebagian orang biasanya akan kembali minum kopi agar tetap terjaga. Jika hal ini dilakukan berulang kali, tubuh bisa masuk dalam siklus yang sama. Saat kafein bekerja tubuh terasa lebih segar, tetapi ketika efeknya memudar rasa lelah bisa muncul kembali dan membuat seseorang kembali mencari kopi berikutnya.

Penelitian dalam jurnal Sleep Medicine Reviews tahun 2023 menjelaskan bahwa penggunaan kafein berulang untuk melawan kantuk tidak selalu efektif dalam jangka panjang. Kafein hanya menunda rasa kantuk, bukan benar benar menghilangkannya.

5. Jangan Makan BerlebihanSelain jenis makanan, jumlah makanan juga berperan penting. Makan dalam porsi terlalu besar sebelum perjalanan sering membuat tubuh terasa lebih mengantuk.

Setelah makan, tubuh akan bekerja lebih keras untuk mencerna makanan. Pada saat yang sama, kadar gula darah meningkat terutama jika makanan yang dikonsumsi mengandung banyak karbohidrat.

Tubuh kemudian mengeluarkan hormon insulin yang membantu memindahkan gula dari darah ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi. Proses ini dapat membuat kadar gula darah menurun kembali setelah makan. Pada sebagian orang, penurunan ini membuat tubuh terasa lebih rileks dan rasa kantuk pun muncul.

Karena itu, sebelum perjalanan jauh sebaiknya makan dalam porsi yang cukup, tidak terlalu sedikit tetapi juga tidak berlebihan. *** (mal/detik/up)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Mengakui Kesalahan Oknum Wartawan Minta Maaf ke Ditjenpas Riau

Kesehatan

Wartawan Gadungan Peras Petugas Pemasyarakatan Riau Rp15Juta, Beralasan untuk Hapus Berita Peredaran Narkoba

Kesehatan

Dari Pekanbaru Ingin Berlebaran ke Rumah Nenek, Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan di Dumai

Kesehatan

Mudik Tanpa Khawatir, PLN Bagikan Cara Menjaga Listrik Rumah Tetap Aman

Kesehatan

Disnaker Menerima 27 Laporan Terkait Pembayaran THR Pekerja

Kesehatan

Malam Hari Asrama Polisi Pekanbaru Terbakar