Bus Jamaah Umrah Indonesia Terbakar, Barang Bawaan tak Bisa Diselamatkan

Administrator - Minggu, 29 Maret 2026 19:08 WIB
Bus jamaah umrah Indonesia terbakar
viralnasional.com -— Sebuah bus yang mengangkut rombongan jamaah umrah asal Indonesia terbakar hebat dalam perjalanan menuju Madinah, Kamis, 26 Maret 2026, waktu setempat.

Insiden terjadi di jalur utama sekitar 50 kilometer sebelum memasuki kota, tidak jauh dari pos pemeriksaan terakhir.

Tak ada korban jiwa dan luka pada saat kejadian, dan seluruh jamaah umroh dari PT Sakinah Travel telah dievakuasi dengan bus pengganti milik muassasah dari Madinah setelah menunggu sekitar dua jam.

Bus dilaporkan hangus terbakar hingga tak bersisa. Meski demikian, seluruh jamaah yang berjumlah 24 orang berhasil selamat tanpa mengalami luka.

Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH), M. Ilham Effendy, menyebut proses evakuasi berlangsung cepat setelah muncul indikasi gangguan pada kendaraan.

"Alhamdulillah, semua jemaah berjumlah 24 orang selamat. Sopir sangat sigap menghentikan bus dan langsung meminta seluruh jemaah turun begitu muncul tanda-tanda gangguan teknis," ujar Ilham dalam keterangannya, Sabtu 28 Maret 2026, dikutip dari Disway.id.

Kebakaran diduga berasal dari bagian mesin bus. Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian kendaraan, termasuk bagasi dan kabin penumpang.

Akibat kejadian tersebut, seluruh barang bawaan jamaah tidak dapat diselamatkan. Harta benda milik jamaah dilaporkan ludes terbakar bersama bus.

Usai kejadian tersebut, seluruh jamaah telah dievakuasi menggunakan bus pengganti dan sudah tiba di hotel di Madinah.

Kondisi mereka dilaporkan stabil, meski sempat mengalami trauma ringan akibat kejadian tersebut.

Tim KUH terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan pihak muassasah untuk memastikan kebutuhan logistik jamaah tetap terpenuhi selama berada di Madinah.

Kementerian Haji dan Umrah melalui KUH juga tengah mengupayakan kompensasi atas kerugian yang dialami jamaah.

Kami sedang berkomunikasi dengan pihak muassasah agar jemaah mendapatkan kompensasi yang layak. Mengingat seluruh barang bawaan mereka ikut terbakar, ini menjadi tanggung jawab penyedia layanan transportasi," tegas Ilham.

Insiden ini menjadi perhatian serius bagi penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Pemerintah mengingatkan pentingnya standar keselamatan transportasi, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi.

"Kami meminta seluruh PPIU untuk meningkatkan standar keselamatan. Keamanan dan kenyamanan jemaah adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar," pungkasnya.

Pihak keluarga jamaah di Indonesia diimbau untuk tetap tenang. Seluruh jamaah dipastikan dalam kondisi aman dan telah kembali melanjutkan rangkaian ibadah di Madinah, termasuk beribadah di Masjid Nabawi.

Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah menyatakan jamaah umrah Indonesia yang busnya terbakar di dekat Madinah akan dipulangkan ke Indonesia pada 31 Maret.

"Jamaah tetap dijadwalkan pulang pada 31 Maret 2026," kata Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Ambary kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu (28/3).

Ia mengatakan Satgas Pelindungan KJRI Jeddah telah menemui pembimbing dan perwakilan jamaah di Madinah pada Jumat malam waktu setempat.

Menurut Yusron, ada 24 orang, sebagian besar dari Sumatera Barat, yang berada di dalam bus nahas tersebut. Sopir bus diketahui merupakan warga negara Mesir.

"Seluruh jamaah dalam kondisi selamat dan tidak terdapat korban luka fisik. Paspor seluruh jamaah juga aman tidak ikut terbakar," katanya.

Namun, sejumlah anak mengalami trauma ringan dan enggan menumpang bus lagi untuk sementara.

Insiden terjadi saat perjalanan menuju Madinah, sekitar 20 menit sebelum tiba di kota itu.

Sebelum kejadian, jamaah telah dua kali mengingatkan adanya bau kopling terbakar pada bus.

Namun, dua sopir bus tersebut menyatakan kendaraan dalam kondisi aman.

Tak lama kemudian terdengar suara letusan dari ban. Sopir segera menepikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang turun.

Api kemudian membesar, sementara alat pemadam api ringan di bus tidak mampu memadamkan kobaran.

Sekitar 30 menit setelah kejadian, bus pengganti tiba dan membawa jamaah ke Hotel Manazel Al Sadiq.

Yusron mengatakan tidak ada indikasi sopir mengemudi ugal-ugalan. Dugaan awal mengarah pada masalah teknis kendaraan.

"KJRI akan mengawal kasus ini, termasuk jika ada kompensasi dari perusahaan transportasi," katanya.***(tim)


Tag:

Berita Terkait

Viral Internasional

Perang Timur Tengah tak Pengaruhi 6 Maskapai Ini Berangkatkan Jemaah Umrah

Viral Internasional

Berangkat Umrah Makin Ribet, Harus Lewat Asrama Haji

Viral Internasional

Antisipasi Lonjakan Jemaah Umrah pada Ramadan, Saudi Terapkan Smart Crowd

Viral Internasional

Sebanyak 1.169 Calon Jamaah Haji 2026 Belum Memenuhi Syarat

Viral Internasional

Mengapa Pesawat tak Boleh Melintas Diatas Ka'bah, Ternyata Ini Alasannya

Viral Internasional

Alami Gangguan Pernapasan Sepulang Umrah warga Batam Suspek MERS