viralnasional.com - Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) menegaskan tahun ini Arab Saudi tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M. Oleh karenanya, masyarakat diminta tidak mudah tergiur dengan tawaran visa mujamalah di media sosial."Visa mujamalah ini memang setiap tahun selalu dikeluarkan pemerintah Saudi sebagai bentuk atensi lah dari pemerintahan Saudi di luar kuota. Tapi berapa jumlahnya visa mujamalah itu akan sangat tergantung dari pemerintahan Saudi," ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak di Gedung Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).Ketika ditanya apakah tahun ini ada visa mujamalah atau tidak, Wamenhaj menyatakan yang mampu menjawab hal itu hanya otoritas Saudi. Sebab, hal itu merupakan kewenangan Arab Saudi."Visa mujamalah itu merupakan kewenangan Arab Saudi, ada atau tidaknya yang bisa menjawab adalah pihak Saudi Arabia," kata Dahnil.Dengan begitu, Kemenhaj mengimbau agar masyarakat yang ingin berangkat haji tidak mudah percaya dengan tawaran visa mujamalah di media sosial agar tidak tertipu. Dia menegaskan tingkat kepastian dari visa mujamalah sangat rendah."Kami wanti-wanti juga kepada publik terutama jemaah haji atau yang akan berangkat haji. Jangan sampai tertipu dengan orang mengatasnamakan menjual visa mujamalah, karena tidak ada kepastian. Yang pasti visa itu cuma satu (yaitu) adalah visa haji yang berdasarkan kuota itu. Selebihnya tingkat ketidakpastiannya itu tinggi," imbau Wamenhaj.Dahnil menilai iming-iming penawaran visa di luar visa haji resmi berpotensi merugikan calon jemaah. Karenanya mereka diminta lebih waspada terkait penawaran visa mujamalah."Karena nanti ada orang jual di internet seolah-olah dapat bisa visa mujamalah. Itu tingkat kepastiannya sangat rendah. Oleh sebab itu, jemaah jangan sampai tertipu dengan iming-iming baik itu bisa visa mujamalah apalagi visa furoda yang memang tidak ada," tandasnya. *** (aeb/detik/inf)